
PORSENI, www.uij.ac.id- Universitas Islam Jember (UIJ) menggelar Porseni 2026 sebagai upaya memperkuat hubungan kelembagaan antar lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan ini melibatkan sekolah-sekolah yang berada di bawah koordinasi Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU sebagai bagian dari penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menengah di lingkungan NU.
Selain mempererat silaturahmi kelembagaan, Kata Ketua Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPNU) Jember KH Abdullah Syamsul Arifin, Porseni 2026 juga menjadi sarana sosialisasi dan promosi keberadaan UIJ kepada masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama. Melalui kegiatan ini, UIJ berharap semakin dikenal oleh kalangan pelajar dan masyarakat sehingga dapat menjadi pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan tinggi.
Gus Aab sapaan akrab, menyampaikan bahwa kerja sama yang dibangun tidak hanya terbatas pada sekolah-sekolah di bawah LP Ma’arif NU, tetapi juga berpotensi diperluas ke lingkungan pondok pesantren. Meskipun sebagian besar sekolah Ma’arif telah terhubung dengan pesantren, masih terdapat sejumlah pesantren yang belum menjadi bagian dari jaringan tersebut sehingga peluang kolaborasi ke depan masih sangat terbuka.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaring pelajar-pelajar berprestasi di lingkungan NU agar memperoleh akses yang lebih luas dalam mengembangkan potensinya. UIJ berencana memberikan berbagai bentuk afirmasi, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan studi di kampus tersebut.
Saat ini, UIJ telah menyediakan beragam program beasiswa, mulai dari Kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa Pemerintah Kabupaten, beasiswa prestasi, hingga program dari Pemerintah Provinsi. Bahkan, UIJ baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi terkait pemberian beasiswa pendidikan S2 bagi 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), sebagai bentuk komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.(*)
*Reporter: Sugeng Hadi Wijaya